Riuh

14/03/14
Riuh.. terlalu riuh.. 
bising tau! Kenapa tidak diam saja? Ambil popcorn mu dan tontonlah drama politik kali ini... Kalaupun mereka butuh bantuan pemeran figuran, ambil saja kesempatan itu, hitung-hitung bs membantu pemeran figuran lainnya..
tapi saran saya jangan dihitung2 kalau mau membantu..
Kerjakan apa yg bisa kau kerjakan, jangan terlalu mengharap banyak..
Jatuh itu sakit, tetaplah di tanah saja, masih banyak teman menunggu untuk didengarkan..
toh kau bersiul-siul dengan Toa pun tak terdengar mereka..
Mereka sibuk! terlalu sibuk!
kita? lebih baik sibuk dengan anak-anak lucu yang belum bisa sekolah..
setidaknya sebagai ungkapan syukur kau masih bisa sekolah..
mereka yang sekolahnya terlalu tinggi juga ujung-ujungnya tuli..
Kita liat saja kemana angin membawa bapak yg satu ini,
sembari membantu menariknya kalau-kalau anginnya salah arah..
*sebuah catatan subuh, untuk diri sendiri tentu*

Pemimpi Ulung

08/02/14

Malam ini aku merinding..
Ku sandingkan gambarmu denganku
Dan aku gemetar tetiba begitu saja
Sungguh,.aku pemimpi ulung
Masih dengan shalawat itu
Semoga DIA tergugah untuk mendukung
Aku rapal doa lagi, mengulum senyum
Menuju tidur... menunggui mimpi..
Tidak lupa menelan ludah tentu..