Merayu Datuk

31/08/08
Jangan bilang kau lupa akan dulu
Waktu kau masih gundul dan lugu
Aku pun tak mau mengulang masa itu
Ketika kau begitu akrab dengan kepalan tinju
Kau tak berada lagi di masa itu
Tapi kenapa takutmu tak juga kau bunuh
Alasan mu selalu sedih jika teringat hal lampau
Lalu kenapa kau tak mau memberi hal baru?
Pada kami di masa yg juga baru...
Takutmu membuatmu lucu
Takut akan sesuatu yang tak mungkin kami asuh
Tolonglah...jangan jadi seperti musuh!!
Anda ini sudah kami anggap seperti datuk
Tempat kami patuh dan tunduk
Tapi tak berarti bisa terus menusuk kami punya rusuk!
Bingung jadinya otakku teraduk
Berhadapan dengan datuk yg tak hendak membaur
Berbicara dengan datuk yg masih meringkuk di bawah bayang lalu
Harus dengan apa kami merayu?
Atau haruskah kami membiarkan satu generasi terhanyut??

Makassar, 29 Agustus 2008

0 komentar: